Punya hutang lagi deh, lebih banyak dari yang sebelumnya… Huhu… sudah 2 hari ga nulis! Tanda-tanda bahwa aku harus kembali mengencangkan otak. Hihihi…
Dan taraa… Mulai mentok, tak ada ide untuk menulis tentang apa-apa! Tapi coba, kita flashback ke hari Minggu, hari dimana sang Sahabat merayakan Hari Besarnya.
Disudut hati, masih ada rasa cemas akan “satu hal”. Tapi pagi disaat Tito datang ke rumah, memberikan sebuah senyuman dan kecupan hangat dikeningku, rasa cemas itu sedikit menghilang, dan berganti dengan sebuah keyakinan. Hanya dengan genggaman tangan, lalu kecupan dipunggung tangan, kemudian sebuah kalimat, “jangan menyerah yaa sayank, aku sangat gak mau kehilangan kamu!”. Betapa aku yakin, dia memang untukku, atau aku memang untuknya. Dan kelak kami akan bersama, dalam SATU cinta! Dan di pesta perayaan kebahagiaan sahabat, kembali ada tawa, dan canda.
Terima kasih Sayank, semoga bahagia akan selalu menemani langkah kita. Amien…. *soundtracknya Abdul – Bersandinglah*