Pagiiii…
Mulai berfikir utk tidak memaksakan diri menulis setiap hari, cukup saat aku rasa perlu untuk dibagi. Semoga itulah awal kebangkitan jiwa “seni”ku, hehehe…
Hari ini aku kembali merenung, ttg apa yang sudah aku lalui kemarin. Setelah hari Senin merasa rapuh karna cobaan bersama Tito. Dan hari Selasa kebobolan emosi karna ulah mantan sekretaris. Betapa mudahnya diri ini terbawa emosi. Mencoba dikurangi, alhamdulillah berhasil 2 minggu tp kembali kebobolan hari ini!
Begitu lancar su’udzon dan emosi itu mengalir dalam diri. Bagaimana tidak?
Tiba2 siang ini ada kiriman fax berisi tagihan tiket pesawat baik penggunaan kantor maupun pribadi teman-teman, dan tagihan itu atas nama si Mantan Sekretaris sebesar 4juta. Berhubung Finance-nya orang baru, dia coba konfirmasi ke aku. Ketika aku coba baca, tagihan itu utk periode Februari – April.
Coba aku cek dilaporan keuangan-ku (secara periode itu masih aku yang pegang). LUNAS, hasilnya! Coba cros cek ke beberapa teman yang namanya tercantum di Invoice. Dan mereka pun menjawab, LUNAS!! Kaget, kesal, dan bingung! Coba di cros cek lagi ke Travel, masih keukeuh belum menerima pelunasan. Kebetulan agent travel-nya ini temen si Mantan Sekretaris, minta hubungi by phone dan BBM. G ada respon juga! Kita pun menghubungi dia, juga g ada respon.
Beberapa jam kemudian, ada telpon dari pihak travel. Mengatakan kalau masalah sudah “selesai”, dengan kondisi ada miss komunikasi. Ternyata si Mantan Sekretaris ini sudah melakukan pembayaran tanpa nama dan tanpa konfirmasi. Selebihnya aku tidak mau tau! Dan marahlah dia, kirim sms utk aku tidak asal menuduh tanpa bukti.
Memang salah bersuudzon ria, tapi dengan kondisi :
1. Pihak travel mengatakan belum menerima pelunasan sejak pembayaran terakhir 25 Mei 2011 sebesar 2,5juta ( ini diluar tagihan yang baru masuk ), yang kemudian disusul pembayaran sebesar 421ribu pada tanggal 23 Juni 2011.
>> keganjilan pertama, pembayaran dilakukan pada saat dia sudah keluar dari kantor 2 bulan.
2. Pihak travel sendiri yang mengatakan dan juga kiriman email bahwa, Mantan Sekretaris ini bilang pengajuan sudah dalam proses (dan menyebutkan nama Direktur) tapi memang pencairannya lama.
>> hal yang amat sangat tidak bisa diterima, diluar siapa yang salah memberikan informasi. Membawa nama perusahaan dan direktur!! Dan masa iya pencairan tiket senilai 4juta sampai 4 bulan sendiri.
3. Sebagai Sekretaris yg sudah berpengalaman, apa dia tidak tahu bahwa ada beberapa hal yang mengharuskan adanya “konfirmasi”. Salah satunya pembayaran via transfer.
>> jangan salahkan orang jika mereka bersuudzon akibat kesalahan diri sendiri.
Sebatas berbagi saja, dan tetap berharap pagi ini semua kembali dari NOL.