RSS

Arsip Kategori: batang kelapa

apa yang kita rasa = apa yang kita mau

If someone comes into your life and becomes a part of you, but for some reasons he/she couldn’t stay. Don’t cry too much Just be glad that your paths crossed And somehow he/she made you happy even for a while .

Pernah jatuh bangun karena cinta?, patah hati atau bertepuk sebelah tangan? wuich rasanya.. seperti luka di siram air jeruk. Pedih, perih, rindu kemudian dendam. Seru pokoknya!.

Seorang kenalan pernah mengirim message ke gw isinya “Fer, rasanya nggak ingin hidup lagi. My live has over..OVER”. Dan gw menjawab “Gile, sampai segitunya yah?”. Tapi keajaiban terjadi, 1 tahun kemudian dia telepon gw “Gue dah nikah!” terheran-heran gw jawab “Lach, nggak jadi OVER nich? nikah sama yang putus dulu?”. Dan dengan enteng dia menjawab “Bukan donk, yang lain lagi, emang cewek cuman dia dan rasanya gue pengen hidup terus”. Sekali lagi gw bengong.

Ada lagi cerita, kenalan baru Gw bercerita bagaimana dia mencintai pacarnya habis-habisan, sampai ketika dia memutuskan menikahinya, sang pacar menolak dan memutuskan hubungan. Frustasi jelas…hati sudah terlanjur dicuri. Sejak itu dia tidak pernah percaya lagi dengan yang namanya wanita. Ketika itu dengan enteng Gw jawab “Wah rugi banget.. lo”. Dan dengan nada setengah marah dia menjawab “lu emang belum pernah sakit hati”. Gw cuma bisa tersenyum sambil berkata “Yang bisa bikin sakit, senang, marah cuma diri kita sendiri” Ketika kamu memutuskan untuk patah hati sepanjang hidup, saat itu juga hatimu memutuskan begitu. Jadi sayang donk yach wanita-wanita baik disana”. Sampai gw nulis ini tidak terdengar lagi kabarnya, tapi gw harap dia sudah mulai mengobati lukanya, butuh waktu berapa lama, cuma dia yang bisa memutuskan. Seumur hidup, sebulan, setahun terserah.. Tapi waktu terus berjalan!!!

Jatuh cinta, putus cinta, menikah, bercerai. Gw yakin membuat khasanah perasaan kita semakin kaya, seperti mencoba masakan padang yang pedes-pedes uenak, atau siomay dengan pare yang pait-pait tapi bikin ketagihan?.

Sampai suatu saat ketika kita bertemu dengan true love. Kita tahu bagaimana menghargai dan menjaganya. Tapi masalah kemudian timbul ketika kita merasa sudah melewati true love itu atau bahkan belum bertemu sampai sekarang??. Tapi jangan putus asa! selama masih ada niat selalu ada kesempatan.

NB : dari seseorang yang pernah datang dalam hidupku….

 
Leave a comment

Posted by pada Juli 20, 2007 in batang kelapa

 
 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.